EKSISTENSI MANUSIA DALAM NOVEL MANUSIA BELANG KARYA ALFIAN DIPPAHATANG

Imamuddin, Imamuddin (2021) EKSISTENSI MANUSIA DALAM NOVEL MANUSIA BELANG KARYA ALFIAN DIPPAHATANG. Sarjanathe thesis, UNIVERSITAS MADURA.

[img] Text
SKRIPSI_PBI_2017610020_IMAMUDDI.pdf

Download (309kB)

Abstract

Dalam kehidupan ini sewaktu-waktu pasti akan muncul sebuah permasalahan yang perlu ditangani dan diselesaikan dengan baik. ia tidak dapat menghindari yang namanya pilihan dalam menjalani hidup, ia akan selalu dipertemukan dengan pilihan dan harus mengambil keputusan dari pilihan tersebut dengan tepat. Manusia selalu disibukkan dengan berbagai aktivitas dalam menjalani kehidupan. Dengan sibuknya aktivitas yang dihadapi setiap hari nantinya akan muncul berbagai permasalahan, baik permasalahan besar ataupun kecil, sehingga mau tidak mau ia harus bisa mengatasi masalah tersebut. Terkadang ia dibingungkan ketika mengambil keputusan tersebut. Oleh sebab itu, manusia perlu berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam sebuah permasalahan yang muncul dalam hidupnya setiap waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara objektif eksistensi manusia dalam novel Manusia Belang karya Alfian Dippahatang. Metode yang digunakan adalah dekriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yakni penelitian yang datanya berupa data verbal, baik berupa kata, kalimat, dan paragraf. Hasil penelitian sebagai berikut (1) tahap estetis dalam novel Manusia Belang dapat dilihat dari tokoh-tokoh yang berbuat sesuatu tanpa berpikir panjang dan tanpa mempertimbangan yang baik dan yang jahat, boleh dan tidak. Seperti yang dilakukan Monri pada Mappi sehingga membuat nyawa Mappi melayang, (2) tahap etis dalam novel Manusia Belang dapat dilihat dari kesadaran Ruha‟ yang mulai berhati-hati dalam melakukan hubungan badan, sebab ia sadar bahwa segalanya telah diatur oleh Dewata dan harus mendengarkan nasihat orang tua agar tidak menyesal kemudian hari. (3) tahap religius dalam novel Manusia Belang dapat dilihat dari Sakuru yang menerima dengan ikhlas kepergian anaknya karena ia yakin anaknya adalah anak yang baik dan tidak akan mengecewakan orang tua, juga ia percaya bahwa anaknya kembali ke Dewata, karena Dewata yang menciptakan manusia, dan manusia akan kembali padanya.

Item Type: Skripsi (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Eksistensi Manusia, Manusia Belang
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Dwi Istiaanah Yono
Date Deposited: 25 Feb 2022 01:55
Last Modified: 25 Feb 2022 01:55
URI: http://repository.unira.ac.id/id/eprint/283

Actions (login required)

View Item View Item