WARIS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Mursyid, Mursyid (2017) WARIS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Sarjana thesis, Universitas Madura.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Abstrak.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Untitled.pdf

Download (511kB) | Preview

Abstract

Islam agama yang menyeluruh dan untuk semua, ajarannya mengatur mulai yang terkecil sampai yang terbesar tak terkecuali soal peralihan harta yang disebabkan kematian yang disebut kewarisan. Oleh karenanya, penulis tertarik untuk mengangkat dan membahas khusus soal waris Islam dengan beberapa rumusan masalah. Tujuannya adalah untuk sama mengetahui tentang bagaimana ketentuan pengaturan peralihan harta dengan pola waris menurut hukum Islam, serta bagaimana Kompilasi Hukum Islam mengatur mengenai kewarisan. Metode pembahasan yang digunakan dalam penulisan ini adalah yuridis normatif, di mana penelitian dengan melakukan telaah atas peraturan dan perundangan. Pengumpulan bahan hukumnya dengan studi pustaka atau studi dokumen. Analisa peraturan-peraturannya dengan interpretasi, konten analisa dengan metode berpikir dedukatif. Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat disimpulkan: Pertama, ketentuan tentang hukum kewarisan ditinjau dari Hukum Islam atau yang disebut faraidl didasarkan kepada nash Al-Qur’an dan Al-Hdits (yang selanjutnya diadopsi oleh Kompilasi Hukum Islam sebagai kitab “fikih” Indonesia), kemudian dijabarkan secara rinci oleh para ulama fiqh (fuqaha). Di dalam hukum kewarisan Islam dijelaskan pula asas yang berkaitan dengan sifat peralihan harta kepada ahli waris, cara kepemilikan harta oleh yang menerima, kadar jumlah harta yang diterima, dan waktu terjadinya peralihan harta tersebut. Para ulama dan para pakar juga menjelaskan pengelompokan dan penggolongan ahli waris berdasar jenis kelamin dan besaran hak yang akan diterima, serta faktor yang menjadi penghalang dalam waris. Kedua, Bagaimana pola Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam hal pengaturan mengenai kewarisan di Indonesia yang digariskan di dalam bab I sampai IV buku II KHI. Termasuk saat menyinggung kasus kelebihan dan/atau kekurangan pusaka pada saat pembagian yang diistilahkan dengan Aul dan Radd dalam pasal 192-193 bab IV buku II Kompilasi Hukum Islam (KHI).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Unnamed user with email simat@unira.ac.id
Date Deposited: 10 Mar 2019 03:51
Last Modified: 10 Mar 2019 03:51
URI: http://repository.unira.ac.id/id/eprint/8

Actions (login required)

View Item View Item